Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan Gelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2026

Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh pegawai, tenaga alih daya, dan personel TNI. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam upacara tersebut dibacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki era bonus demografi, yaitu kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Peluang ini hanya dapat dimanfaatkan apabila dipersiapkan melalui pembangunan keluarga yang berkualitas. Sebaliknya, tanpa sumber daya manusia yang unggul, bonus demografi berpotensi menjadi beban pembangunan.

Pembangunan keluarga dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui pemenuhan gizi, pencegahan stunting, serta pengasuhan yang baik. Keluarga juga menjadi tempat pertama dalam menanamkan nilai integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Amanat tersebut turut menyoroti fenomena fatherless, yaitu minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Kehadiran ayah dan ibu secara aktif, baik secara fisik maupun emosional, sangat penting dalam membentuk karakter, kesehatan mental, dan rasa percaya diri anak.

Di era digital, keluarga juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang hangat serta menerapkan pembatasan screen time secara bijaksana. Pendampingan orang tua dalam penggunaan gawai menjadi langkah penting untuk melindungi anak dari dampak negatif teknologi sekaligus memperkuat interaksi dalam keluarga.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2026, Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat fungsi keluarga sebagai pilar pembangunan bangsa. Dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi unggul yang mampu mengoptimalkan bonus demografi demi mewujudkan Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045.